Kami adalah anak – anak harapan
Di pundak kami, 250 juta nyawa dipertaruhkan
Miliaran rupiah kas di investasikan pada keringat dan air mata kami
Pendidikan, kesehatan, kesejahteraan
“Tidak boleh ada luka. Tidak boleh ada derita”
Sejak hari itu,
Tidak ada lagi malam – malam hangat dalam bilik – bilik kamar nyaman
Hanya dingin, getir, dan cemas yang memeluk kami
“ Akankah kubisa mendapatkan emas?”
Lalu pagi menjelang
Dan lampu – lampu tidak sempat dimatikan
Kami adalah anak – anak harapan
Siang – Malam melahap kata mengharap juta
Karena :
Gedung – gedung harus terus didirikan
Jalan – jalan dibentangkan dari barat hingga timur
Bendera harus tetap berkibar
Semoga esok, tidak ada perut yang tertidur lapar
