Masakan tanpa Garam

hari ini ibu menyuruhku pergi ke pasar untuk membeli satu kilogram beras, 7 butir telur, dan satu bungkus garam.

dengan tangan bergetar, diberikannya lah aku satu lembar 50 ribuan rupiah

matahari belum terik saat itu

aku pun berangkat dengan mengayuh sepedah tua

hari ini hari senin;

tetapi pasar ini sepi

belum saja kakiku menginjak lantai pasar

para pedagang itu sudah bersahutan meneriakiku untuk mengunjungi kiosnya

dan benar saja

di dalam pasar berukuran 20×25 meter persegi itu,

hanya ada 10 pedagang, 3 buruh angkut, dan aku seorang pembeli

dari semua titipan ibuku, aku hanya tidak mendapatkan garam

sudah sebulan ini kosong mereka bilang,

karena para pejabat itu lebih suka garam dari luar negeri

padahal rupiah kita terus saja menurun

harga garam pun melambung hingga 10 kali lipat

namaku rosie

usia ku 20 tahun

dan baru kali ini aku mendapati garam sebagai barang mahal

di negeri maritim

sepertinya mulai hari ini, para ibu harus belajar masak yang lebih baik lagi, memasak tanpa garam!