sebuah percakapan

hampir setahun lebih kau seperti ini. berhati – hatilah.

memangnya aku kenapa?

kamu tidak tahu?

kamu sedang bermain – main pada area yang berbahaya. sedang kamu terus – menerus melibatkan perasaanmu, bahkan semakin dalam semakin sering. jika kau teruskan, kau yang akan semakin kesulitan.

kesulitan? aku menikmatinya

omong-kosong. besok pasti kau tidak akan kuat. sedangkan kau terus terjebak dan semakin dalam. jangankan keluar, berhenti pun akan sulit. percayalah padaku.

bagaimana bisa aku mempercayaimu?

karena aku adalah sebagian dari dirimu yang mengendalikan kamu, tuanku. sesuatu yang kalian sebut logika.