hari Kamis, tanggal Satu, bulan Sebelas, tahun Dua Ribu Delapan Belas
pukul Satu lewat Sebelas dinihari
inilah rintik pertama hujan musim ini
yang terjatuh, mengaduh, terpecah
menyatu dengan sisa – sisa aspal yang menguap terbakar seharian tadi
lalu bersatu, bercampur, tercipta
petrikor yang amat dirindu penduduk kota sejak dua bulan lamanya
di pinggiran toko, gadis itu terlelap dibawah guyuran hujan yang kini terdengar seperti nyanyian rindu ibundanya
lalu pagi menjelang
