Perjalanan

Hidup itu ada periodisasinya. Dan pada setiap periode itu, ada peran yg mesti dilakukan. Saat kecil, mesti patuh sama orang tua, cukup kau dengar dan ingat, nanti kau mengerti. Saat dewasa muda, mesti paham ttg hidup dan dirinya sendiri, maka berpetualanglah dan cari pijakan kakimu sendiri. Lalu selanjutnya, besarkanlah jiwamu dengan mengabdi dan bertanggungjawab, katanya, disinilah komitmen dan kesabaran itu diuji. Lalu waktu pun bergulir dan kau menjadi semakin tua. Pada masa ini, hanya sisa-sisa dari apa yang kau tunai yang kau temui. Buah-buahan dari pohon yang dulu kau tanam, harum dan warna-warni kembang-kembang yang dulu kau siram, atau lumut-jamur yang terus-menerus tumbuh pada batu yang tak pernah kau sinari.