Di padang bulan ia menanti
Mendekap erat kesetiaan yang dulu kau janji
Mencipta muara untuk kekasih kembali
Di haribaan hati
Berpuluh kapal telah berlalu
Tapi tidak satupun yang berlabuh di anjungan itu
Yang paling indah hiasannya,
Bak dilapiskan emas
Yang paling terang cahayanya
Bak dimandikan cahaya
Yang ‘kan mengantarkanmu untuk pulang
Melabuhkan jiwa
Menambatkan hati
Hingga tiba kapal ke sepuluh
Sauh diulur memecah permukaan
Air berkecipak dan berbisik
Aku datang
Malam itu, tunai sudah segala rindu
