Coba kemari sejenak
Tidakkah kau lihat bagaimana
Hitam tubuhnya
Tajam sorot matanya
Gagah kepaknya
Nyaring pekiknya
Telah membebaskannya dari segala prasangka dan pengharapan
Kalaupun ada yang mesti mengikatnya
Hanyalah hati dan takdir yang mesti dipatuhinya
Adalah amanat langit,
Mejadi pemimpin atas bumi yang terpijak
