Nyanyian Gagak

Coba kemari sejenak

Tidakkah kau lihat bagaimana

Hitam tubuhnya

Tajam sorot matanya

Gagah kepaknya

Nyaring pekiknya

Telah membebaskannya dari segala prasangka dan pengharapan

Kalaupun ada yang mesti mengikatnya

Hanyalah hati dan takdir yang mesti dipatuhinya

Adalah amanat langit,

Mejadi pemimpin atas bumi yang terpijak