Tentang Rasa

Hari itu, dia katakan semua hal yang telah lama ingin ku dengar. Fakta tentang perasaan asing yang telah bertahun lamanya hinggap, tapi tidak berkembang dan tidak juga menghilang. Tentang kebingungan akan hubungan yang seperti menjebak dalam dosa. Dan inilah bagian yang tidak dia ketahui, tentang aku.

Jika ini cinta, mungkin inilah cinta yang bersambut. Tapi sayang, ini masih jauh dari semua itu. Baginya, ini hanyalah ketertarikan. Sedang bagiku, ini adalah kenyamanan. Meski begitu, jantung tetap saja akan membuncah kala kita berjumpa sejak waktu yang tidak kita sadari.

Jadilah ini perjalanan rasa yang panjang. Yang telah bertahun lamanya kita nikmati dan nafikan lagi dan lagi dalam hati. Karena kemustahilan yang sama – sama kita yakini bahwa ini boleh jadi berbalas.

Pada hari itu, saat dia putuskan untuk mengatakan semuanya kepadaku, keputusanku justru tidak untuk mengatakannya kepadanya. Supaya tidak ada perasaanku yang membebaninya. Supaya dia punya cukup waktu untuk meyakinkan diri sebelum memutuskan.

Sedang aku tidak akan menghalanginya ke manapun arah dia akan pergi.