Perihal Mencintai

Selamat datang di ruang dan waktu ku

Daun pintu itu tidak akan pernah terkunci

Tapi masuklah hanya jika kau telah siap dan mampu

Ini ruang tanpa jalan kembali

Juga waktu tanpa pemutar kendali

Jangan kesini jika hanya untuk bermain

Usia ku tidak lagi muda untuk berpura – pura atau bermain peran, sebagai kekasih misalnya

Karena dari semua yang kubutuhkan hanyalah ketenangan dan kebahagiaan yang sejati

Di dalam ruang dan waktuku, ada dua aturan yang mesti kita patuhi tanpa kompromi

Satu, pekerjaan mencintai yang mesti dilakukan tanpa henti

Dua, konsekuensi cinta yang mesti diterima tanpa pilah-pilih

Begitulah

Hanya dengan begitu lah kau akan merasakan damai di dalam ruang dan waktu ku

Aku akan menjadi titik awal perjalanan itu

Sedang tujuannya adalah keabadian

Dan kau adalah pelukis garis jalannya

Sesaat setelah kau masuk

Meleburlah seluruh ruang dan waktu bagi kita

Ruang yang membesar dan tak terbatas

Juga waktu yang menyingkat lagi ringkas

Begitulah kita kan memulai petualangan

Menuju keabadian, kembali ke pangkuan-Nya