Hamba kembali menghadap Mu Ya Allah
Bersama ribuan ayat suci Mu
Di atas lembaran sajadah panjang ini
Lidah hamba terbata-bata
Tapi mata dan langkah ini terus menuju Mu
Jangan palingkan wajah, jangan palingkan wajah Mu dari ku Ya Rabb
Engkaulah satu-satunya arah ku saat ini
Wahai sang penguasa hari akhir
Allahu Akbar
Wahai Rabb ku, janganlah berjarak dengan ku
Engkau yang tak terhingga
Kuasa Mu membuatku berputus asa
Kecuali engkau yang menuntunku melewati huruf demi huruf firman Mu
Tabir tujuh lembar langit tak mampu kutembus
Kecuali doa-doa penuh harap yang diterbangkan malaikat-malaikat Mu
Sampaikah doa-doaku pada Mu?
Seandainya ada puncak yang lebih tinggi dari sujud ini tentu hamba naiki
Tetapi Engkau hanya menetapkan sujud ini sebagai puncak penghambaan ku
Maka jangan Engkau minta lebih dari ku untuk menghamba
Tak berani kutanyakan
Menangkah hamba? Kalahkah hamba?
Hamba yang terus mencari Mu
Mencari Ridho Mu dalam gelapnya harapan
Kutinggalkan dunia yang menjadi karunia Mu
Kutinggalkan kekhalifahan yang Engkau amanahkan
Kulupakan semua nama dunia yang menjadi bebanku selama ini
Kuiingat hanya nama Mu, nama rasul Mu, dan nama ibu ku
Mana kaki Mu Ya Allah? Mana kaki Mu?
Laa Ilaaha Illallah Muhammadar Rasulullah
Laa Ilaaha Illallah Muhammadar Rasulullah
Laa Ilaaha Illallah Muhammadar Rasulullah
Para Pencari Tuhan
