Dari suranya siapapun pasti bisa mengira bahwa ia sedang bicara dengan seorang Pak Tua. Suaranya tidak berat dan tidak pula nyaring, namun cukup stabil dan tenang mencerminkan kebijaksanaannya. Entah kekecewaan dan kekesalan apa saja yang sudah ia lalui dalam hidup. Yang jelas, pasti ia telah menang dari orang-orang semacam ku.
Malam itu, aku merasa sedikit cemas karena dua hal. Pertama, aku terlalu banyak mengonsumsi kafein sore tadi. Alhasil, jantungku berdegup lebih cepat dari biasanya. Yang kedua, aku harus tiba di stasiun dalam 60 menit atau aku harus menunggu bulan depan untuk pulang lagi.
Astaga! Saat itu aku betul-betul tidak sabar menunggu. Setelah telepon ku dengan Pak Tua berakhir, akhirnya aku mendengus karena kesal ia tidak bisa menemukan ku dari map. Aku menimbang-nimbang. Jika ia sesulit itu mencari ku, rasanya ku tidak akan bisa tetap bersopan santun dalam perjalanan ke stasiun. Maka kuputuskan untuk membatalkan jemputan Pak Tua itu.
Selang 10 detik kemudian, Pak Tua tiba di hadapanku. Dan betul saja, dengan kacamata lonjong yang menggantung di pucuk hidung, Ia menyapaku dengan ramah. Namun, kali ini rasa iba yang memenuhi hati ku. Dengan hati-hati, kucoba menjelaskan apa yang baru saja kulakuan.
Aku bisa melihat kekecewaan di wajahnya yang tirus dan tetap tanpa kemarahan. Tapi tidak ada lagi yang bisa kulakukan saat itu. Aku telah terlanjur membatalkan dan harus segera mencari ojek untuk mengantarkan. Maka dengan semua sisa ketenanganku, ku sampaikan maaf berkali-kali.
Jika kamu bertanya-tanya apakah aku tidak menyesal, maka aku bisa menjawabnya dengan cepat, Iya! Sebab itulah mengapa aku menuliskan kisah Pak Tua seketika juga ku tiba di stasiun. Aku menyesal, kenapa tidak bisa menunggu 10 detik lagi. Aku juga menyesal, kenapa tidak percaya kepada diri sendiri bahwa aku juga akan bisa mengatasi kecemasanku.
Kini aku cuman bisa mendokan Pak Tua supaya segera mendapatkan pelanggan yang lebih baik. Supaya ia bisa pulang dengan hati tenang dan perut kenyang. Juga supaya aku tidak lagi mengulang yang semacam ini.
