Belajar Marketing Belajar Hidup

Sebagai seorang yang jauh dari dunia ekonomi, korporasi, produk, usaha, dsb… istilah marketing bukanlah kosa kata yang sering diucapkan. Jangankan menggunakan, memahami makna nya saja rasanya juga tidak. Tapi pekerjaan akhirnya membawaku pada masalah ini: bagaimana membangun branding sebuah produk dan memasarkannya? Hingga akhirnya aku menemukan buku ini dari sebuah podcast youtube.

Buku ini memang jauh dari standar buku teknis atau literatur yang biasa digunakan di dalam kelas. Tapi buku ini cukup untuk menjelaskan kepada kita-orang awam yang tidak mengerti marketing sama sekali- tentang bagaimana marketing dapat memudahkan kehidupan kita.

Layaknya sebuah produk yang harus memiliki manfaat, kehadiran kita dalam berbagai peran sosial-sebagai anak, pasangan, orang tua, pegawai, ataupun pengusaha- juga harus memiliki kebermanfaatan. Sebab manfaat itu akan menjadi nilai kita di kehidupan orang lain. Akan menentukan seberapa penting eksistensi kita di kehidupan mereka. Kebermanfaatan yang ingin kita berikan itu perlu dikomunikasikan. Baik itu secara aktif maupun pasif. Itu lah marketing.

Marketing yang berhasil adalah yang bisa membuat produk tersebut dapat terus diingat, diinginkan, dan ditemukan. Persis seperti tingkatan eksistensi manusia. Seseorang yang memiliki citra baik, besar kemungkinan akan dibutuhkan perannya, dan diberikan kesempatan untuk membuktikan nilainya.

Maka, sudah seharusnya setiap kita untuk selalu menjaga citra diri dan memasarkannya untuk mencapai target pasar yang diinginkan, misalnya diterima kerja di perusahaan A.