Akhir-akhir ini, banyak sekali berita tentang bunuh diri yang tayang di media. Namun, ada satu kasus yang ramai diperbincangkan bukan karena siapa pelakunya atau apa penyebabnya, melainkan karena bagaimana teman-teman sebayanya merespons kematiannya.
Menurut kabar yang beredar, penyebab bunuh dirinya adalah perundungan. Tapi yang paling menyedihkan, bahkan kematiannya tidak mampu menghentikan semua itu. Meski sudah tidak bernyawa, ia masih menerima hinaan.
Orang-orang bilang, dunia terlalu dingin untuknya. Tapi menurutku, manusialah yang sudah terlalu jahat. Dan sebenarnya, mereka tidak perlu menjadi baik—tidak menjadi jahat saja sudah cukup.
Karena aku yakin, kebaikan itu pasti ada di setiap hati manusia. Ia tidak akan hilang, hanya tertutup oleh iri dan dengki.
Seandainya saja hati teman-temannya sedikit lebih bersih. Kematian itu, berita itu, dan tulisan ini mungkin tidak perlu ada.
Jika saja hati manusia tidak sekotor itu. Mendengar seseorang kesusahan seharusnya sudah cukup untuk membuat mata berkaca-kaca. Apalagi jika yang terdengar adalah tanda-tanda bahwa seseorang mulai ingin menyerah pada hidupnya. Seharusnya, semua tangan sibuk menolongnya.
