Mémoire


  • Yang Kumau

    Temui aku Saat bunga – bunga api raya merekah dari bawah kaki mu Sebelum lonceng kota berdenting menggiring waktu Seperti pertama kita bertemu Ceritakan padaku Lelahnya perjalanan yang kau tempuh Lemahnya jiwa kala menembus ragu Getirnya rasa yang tercekat pada lidahmu yang kaku Senandungkanlah Suka-cita yang hanya kau langitkan dalam sunyi malam Duka lara yang…


  • Muara

    Di padang bulan ia menanti Mendekap erat kesetiaan yang dulu kau janji Mencipta muara untuk kekasih kembali Di haribaan hati Berpuluh kapal telah berlalu Tapi tidak satupun yang berlabuh di anjungan itu Yang paling indah hiasannya, Bak dilapiskan emas Yang paling terang cahayanya Bak dimandikan cahaya Yang ‘kan mengantarkanmu untuk pulang Melabuhkan jiwa Menambatkan hati…


  • Adakah

    Adakah yang lebih perkasa Dari langit yang membakar diri saat melepas dan menyambut mentari di haribaan Adakah yang lebih setia Dari lambaian nyiur yang berbaris menanti berlabuhnya kapal-kapal nelayan di tepian Adakah yang lebih bijaksana Dari waktu yang bergulir, pergi dan tak sempat kembali Adakah yang lebih tulus Dari kasih seorang ibu kepada anak-anak yang…


  • Sang Pendosa

    Tuan, aku datang Tetapi di muka pintu-Mu, Tuan, aku terdiam Ada tabir di daun pintu-Mu yang kutau selalu terbuka Mewujud batas, antara keagungan-Mu dan kesombonganku Rasa hina-dina diriku Tuan, barulah ia ada saat ku berdiri di pekarangan istana-Mu Menelanjangiku malu dan tak pantas menemui engkau Tuan Dosa-dosa yang tak kutahu lagi banyaknya Doa-doa yang tak…


  • Menuju Keabadian

    Seseorang telah pergi Satu nyawa telah kembali Ke haribaan ilahi rabbi Dan dalam derai rinai hujan Ia teruskan perjalanan Menuju keabadian