Mémoire


  • tentang

    malam, hujan, dan kopi. selalu punya cerita yang tidak ingin dikenang. karena bersamanya, adalah air mata, rindu, dan diam. sedangkan kamu. masih menjadi pemeran favorit dalam kisah – kisah itu. bukan aku yang menciptakannya, tetapi kamu yang hadir dengan dia dalam genggamanmu.


  • Percapakan Terakhir

    Sudah seminggu hujan selalu turun membasahi kota ini. dan rindu itu hadir lagi, menyeruak diantara kepulan asap teh panas yang beradu dengan dinginnya udara kota. dan kamu, terbayang lagi dengan semua cerita dan cinta di sore itu. yang kemudian aku ingat sebagai percakapan terakhir.  


  • How If.

    Bagaimana jika, Aku jatuh cinta, pada cinta yang menemukanmu? Masihkah itu kamu?


  • Bantu Aku Mencari

    siang itu. kudengar sebuah suara memanggilku. rasanya tidak asing, untuk memastikan, ku hentikan langkahku. dia rupanya. seseorang dari masa lalu. dengan langkah pastinya, dia menghampiriku. kami duduk diantara lalu lalang orang – orang dengan wajah lelah. tidak banyak yang kami bicarakan, hanya beberapa pertanyaan dan sedikit sekali jawaban. dan tepat sebelum rintikan hujan pertama bulan ini jatuh…


  • Duduklah Sebentar, Sayang

    Kemarilah sayang Duduklah sebentar Nikmatilah malam Dan bersahabatlah dengan angin Biarkan dia membasuhmu Mendamaikan segala macam gemuruh di dalam hati Nikmatilah malam ini sayang Lihatlah kebaikan rembulan Ia telah sempurna purnama disana Meninggikan langit diatasmu Lalu menyalakannya Untuk melindungimu Untuk memelukmu Menemanimu menghabiskan gelap