Mémoire


  • Di Depan Kakbah

    Di depan kakbah manusia kembali ke dalam fitrah Menanggalkan segala keindahan dunia untuk merayu yang paling indah Sebab harta dan tahta menjadi tidak berguna di hadapannya Di tanah ini manusia tidak berdaya dan tidak pula berbeda Tujuh putaran adalah bukti ketaatan Tidak kurang, tidak lebih Bersama ribuan malaikat, tubuh berzikir kepada Sang Pencipta Semua mata…


  • Girl Being Girl

    How does it feel to be someone’s dream come true? Mentioned by name in all of his prayer, waited patiently, and pursued earnestly After all, I’m just a girl with a little more prestige But when this happen, will I be the happiest girl on earth?


  • Dialog di Canterbury

    Aku ingin berlabuh pada kedamaian Menanggalkan segala kekhawatiran dan tampil dalam baju kekanakan Aku ingin meletakkan semua perisai diri Melupakan waktu dan berhenti mengejar matahari Esok, saat kita tiba di Canterbury Ketika alam sedang diciptakan kembali: langit biru, udara sejuk, bunga warna-warni Di tepi sungai Stour, kita akan menghabiskan hari saling menceritakan diri Aku menyampaikan…


  • Insignificant

    Passing twenty-five, I cant help but feeling insignificant. So, I looked back at my circle, only to found that I was trapped inside. I kept running, but didn’t achieve anything. As if an forces pulling me back to when I was twenty. Time seemed to stand still, but only I was at cease. They’re getting…


  • Pak Tua

    Dari suranya siapapun pasti bisa mengira bahwa ia sedang bicara dengan seorang Pak Tua. Suaranya tidak berat dan tidak pula nyaring, namun cukup stabil dan tenang mencerminkan kebijaksanaannya. Entah kekecewaan dan kekesalan apa saja yang sudah ia lalui dalam hidup. Yang jelas, pasti ia telah menang dari orang-orang semacam ku. Malam itu, aku merasa sedikit…