
Mémoire
-
Lampu sorot telah dinyalakan. Gamelan mulai dimainkan. Tirai pun perlahan – lahan terbuka. Menampilkan para lakon yang kan bercerita. Lalu mereka berjajar dan bergandengan, membungkuk, mengucap salam. Selamat menyaksikan, katanya. Lima detik kemudian, tirai kembali tertutup, menelan kembali para lakon ke belakang pentas. Pertunjukan pun dimulai. Satu-dua lakon bergantian tampil bermain dan beradu peran, diatas…
-
Masih kuingat betul bagaimana peristiwa saat kau pergi. Hari itu, tanggal 20 Juli 2017, kita berjumpa di beranda rumah ku. Kau datang seperti biasa, tetapi bukan untuk urusan biasa. Masih pukul 6 pagi. Dan kau mengajakku untuk bertemu. Segera, katamu. Hanya kau, hanya kau yang tahu apa, kenapa, dan bagaimana peristiwa itu akan terjadi. Bahkan…
-
Merupakan buku kedua dari trilogi hujan bulan juni karangan sapardi djoko damono. Bercerita tentang perjalanan pingkan kepada sarwono dengan menembus ruang dan waktu.
-
Ketahuilah nak, dunia ini kejam. Bahkan teramat kejam. Hingga suatu saat mungkin akan sangat menyakitimu. Memang kau pasti akan menyaksikannya sendiri nanti. Tapi biarlah kusampaikan sedikit, supaya sakit mu itu, tidak terlalu mengejutkan dan kau telah bersiap-siap. Dunia ini kejam nak, beserta seluruh sistem dan manusia di dalamnya. Mereka yang terlihat baik, tidaklah sebenarnya begitu.…
-
Ini adalah buku pertama saya dengan latar belakang kehidupan tertua. yaitu, kerajaan hindu yang entah terjadi pada abad berapa. Buku ini merupakan karya novel sastra Seno Gumira Ajidarma. Bagi saya, cukup membingungkan ketika harus membaca buku ini karena latar kisah yang benar – benar amat baru, serta penamaan tokoh yang asing, garis hubung tokoh yang…
