Mémoire


  • Monolog

    Pertanyaan itu datang lagi: Apa yang sedang aku lakukan? Hanya keheningan yang menyelubung lagi. Pekat. Tapi masih tak ada jawaban. Lalu dimanakah dapat kutemui jawaban, duhai?


  • Batas Akhir

    Beri aku waktu. Barang 1 bulan untuk bisa membuktikan. Bahwa aku bisa menjadi pilihan. Aku ingin menjadi pilihan. Yang kau pilih. Yang terpilih. Dan dia terus berlari. Mengejar akhir yang kan berakhir. Dengan segenap cara dan daya, ia habiskan semua yang ada. Mengusahakan dulu setidaknya. Dan dia hampir tiba. Entah pada ujung yang mana.


  • One Day

    I want to see, all the best part of your life. As well as your worst. I want to be, the first one to congratulate you. As well as to cheer you up. This is all i want to do. One day when the time has come.


  • Tak Sekuat Itu

    Ternyata hatiku tidak sekuat itu. Untuk menyimpan amarah kepadamu. Untuk berhenti berbicara kepadamu. Atau sekedar berpaling dari tatapanmu. Ternyata aku tidak sekuat itu. Pada akhirnya pertahananku tetap runtuh, saat kamu datang dan duduk bersama di dekatku. Meski ingin sekali ku bangkit dan bersembunyi, tapi kemudian kamu masuk ke dalam percakapan kami. Dan kamu terus mencoba…


  • Tentang Kata

    Bagiku, kata lebih dari sekadar bahasa. Karena aku bisa jatuh cinta hanya dengan kata. Pun membenci hanya karena kata. Dari kata, aku bisa tahu seberapa pintarnya dirimu. Seberapa santunnya hatimu. Atau seberapa kejamnya jiwamu. Kata itu lebih dalam dari lautan yang kau seberangi. Lebih tinggi dari gunung yang kau daki. Kau dapat menerbangkan seseorang atau…