Mémoire


  • Sapa Teakhir

    Siapa kira, itulah kali terakhir kau menyapaku. Tidak akan ada lagi senyuman, atau sekadar tatapan mata mu yang selalu hangat memelukku. Bukan lagi jarak. Adalah batas yang tinggi menjulang, luas membentang, berdiri dalam ruang dan waktu. Sore itu, semesta seperti tengah mempersembahkan pesta perpisahan untuk ku. Hamparan langit merah muda dengan gemericik air jatuh dan…


  • Solo Balapan

    Dan inilah, solo balapan yang masyhur dalam tembang kenangan.


  • Setelah Pesta Berakhir

    Bulan telah kehilangan cahayanya, kala kemilau nyala lampu pesta berganti dengan neon ruangan yang mengantarkan para tamu nya untuk pulang. Dan malam telah sempurna gulita, tanpa kerlingan genit gemintang yang tadi sore menyapa seluruh kota. Pesonanya telah redup. Seiring dengan melemahnya dentuman lagu dari tangan para dj malam itu. Satu per satu para tamu pun…


  • Tinggal-Tanggal

    Telah kutinggalkan semua kisah kita diantara jejak – jejak langkah yang berderap samar sejak ujung jalan itu. Sudah pula kutanggalkan semua kasih kita diatas dipan – dipan, dibalik pintu – pintu kamar yang berderit kala kau sebut namaku. Jiwaku kini hanya tinggal abu, tanggal dari tubuh. Terbakar cinta, terpapar derita. Kamu. Hanya sebait puisi dari…


  • Nak, jika suatu saat nanti kau dihadapkan pada banyak pilihan. Pilihlah sesuatu yang kau suka dan Allah suka. Karena dengan begitu, maka Allah juga akan menyukaimu. Tapi pahamilah, bahwa kau mesti dahulukan Ia dalam setiap urusanmu. Nak, jika nanti kau dihadapkan pada masalah yang bertumpuk-tumpuk tiada habisnya, maka bersabarlah. Ingatlah bahwa dahulu kau teramat menyukai…