
Mémoire
-
Adakah yang lebih menyenangkan dari menanggung kerinduan selain sebuah senyuman saat pertemuan? sejak sepeninggalan mu, aku berhitung mundur untuk hari itu. hari ketika kau hadir dari balik pintu lalu tersenyum, bertatap sekilas tanpa bertanya kabar. lalu aku berlari dan bercerita tentang seluruh kejadian dalam lima hari itu. menunggu mu, menanti kabar mu, mencoba menarik perhatian…
-
“Aku juga punya pilihan” begitulah kurang lebih yang dia katakan. dan tanpa sadar dalam hati aku berdoa : ‘semoga itu aku’ bukankah setiap wanita memang selalu ingin dihargai dan dipilih? terlebih untuk hal yang hanya akan dilakukan satu kali seumur hidup. tetapi, menjadi lain ceritanya ketika akhirnya ia hanya bisa menunggu. mungkin, perasaan itulah yang…
-
-
Matamu adalah satu – satunya tempat yang tidak bisa kulihat. satu detik menatap, lalu aku menyerah. entah perasaan macam apa yang kini sedang ku peluk. ku takut menemukan kebenaran disana. “apakah ada aku?” “oh, benarkah dia?” sejak awal memang ini adalah kesalahan. perlahan – lahan membangun harapan. perlahan – lahan pula kebenaran tersingkap. diri yang…
-
Selalu ingin bertemu. Mungkin ini adalah hal tergila dalam hidupku. Menunggu bahkan sejak belum berpisah dengannya. Menghitung detik yang harus dilalui sampai pertemuan selanjutnya. Berharap, Berdegup, Cemas. Sebenarnya, aku tidak benar – benar paham tentang ini. Hanya ingin bertemu. Menghabiskan waktu bersama, berbicara tentang banyak hal.
