Mémoire


  • menatap-mu

    Matamu adalah satu – satunya tempat yang tidak bisa kulihat. satu detik menatap, lalu aku menyerah. entah perasaan macam apa yang kini sedang ku peluk. ku takut menemukan kebenaran disana. “apakah ada aku?” “oh, benarkah dia?” sejak awal memang ini adalah kesalahan. perlahan – lahan membangun harapan. perlahan – lahan pula kebenaran tersingkap. diri yang…


  • Bertemu

    Selalu ingin bertemu. Mungkin ini adalah hal tergila dalam hidupku. Menunggu bahkan sejak belum berpisah dengannya. Menghitung detik yang harus dilalui sampai pertemuan selanjutnya. Berharap, Berdegup, Cemas. Sebenarnya, aku tidak benar – benar paham tentang ini. Hanya ingin bertemu. Menghabiskan waktu bersama, berbicara tentang banyak hal.  


  • I-B-U

    Kata orang marah itu tanda sayang. Tapi bagiku, itu lebih dekat kepada kebencian. Dan seandainya aku bisa memilih, aku ingin memiliki hati yang tidak pernah bisa membenci. Yang tak mengenal marah. Yang jauh dari sebal dan kesal. Aku tidak ingin seluruh jiwaku sakit. Karena bersih/tidaknya hati adalah pertanda sehat nya jiwa. Dan betapa marah itu…


  • Pada Bulan September

    september. bisakah kusimpan kau dalam hatiku saja? karena kutahu, bisa jadi kepalaku akan melupakan ini pada akhirnya. sedangkan aku masih ingin mengenangnya pada hari itu. segala peristiwa di tanggal 3, dia, dan segala ucapannya.  


  • Tentang Hati Wanita

    kata orang, salah satu hal yang menjadikan wanita istimewa adalah hatinya. ya, kebesaran hatinya. karena ia, tidak pernah benar – benar membenci tanpa sedikit pun ada cinta di hatinya. ia bekerja karena rasa. karena ia tahu, akan ada masa depan yang dapat berubah dari tangan usahanya. kasih dan sayang yang ia miliki, cukuplah baginya untuk…