
Mémoire
-
Kami adalah anak – anak harapan Di pundak kami, 250 juta nyawa dipertaruhkan Miliaran rupiah kas di investasikan pada keringat dan air mata kami Pendidikan, kesehatan, kesejahteraan “Tidak boleh ada luka. Tidak boleh ada derita” Sejak hari itu, Tidak ada lagi malam – malam hangat dalam bilik – bilik kamar nyaman Hanya dingin, getir, dan…
-
besok juli akan pergi. maaf aku tidak menyambutmu dengan begitu baik. tetapi tetap menuntut untuk diberikan hal – hal yang baik. bukannya aku melupakan, hanya tidak sempat memikirkan. sama seperti april, mei, dan juni. aku mencintai mu. sebesar cintaku pada dinginnya bulan desember. pertemuan ini amat singkat. sedang penantiannya, amatlah panjang. 11 bulan untuk 1…
-
Dari sekian banyak hal yang bisa dituliskan tentang hidup, aku suka tentang kehidupan itu sendiri. Seperti menerima kejutan berkali – kali. Kisah dan kasih hari ini, adalah pemaknaan yang sempurna untuk esok hari. Dan esok, akan tetap menjadi misteri sampai esoknya lagi tiba. Dari sekian banyak orang yang bisa dikisahkan dari sekitarku, kamu dengan segala…
-
hanya satu-dua orang yang terlihat berjalan menuju ke rumah itu. dengan sarung tersampir di pundak dan tangan bergelangkan tasbih, menyusuri gelapnya jalan, dengan wajah sedikit cemas mereka bergegas. “Tanda – tanda itu terlihat jelas pada hari ini. langit yang cerah. udara yang sejuk. suasana yang sepi lagi syahdu.” ujar seorang bapak tua kepada pemuda 20-an…
-
cintaku telah lebih dulu jatuh. pada kata yang belum sempat kau ucapkan sejak pertama kali kita berpapasan. dan sesuatu telah hilang dari diriku. sadar dan kalimatku, seketika menjelma menjadi doa yang selalu aku gumamkan dengan penuh harap. sejak hari itu, aku tidak pernah lagi menemukan pagiku. setiap waktuku kini terasa seperti malam. karena hanya ada…
